Peluang berarti juga pasar. Jika
seseorang ingin berhasil, apalagi berhasil sebagai entrepreneur, dia harus bisa
secara cerdik menangkap dan memanfaatkan peluang, kemudian mengambil keputusan
yang tepat agar memenangkan persaingan di pasar.Dengan kreativitas berarti
seseorang bisa secara bersama-sama menciptakan atau menangkap peluang dan
memaksimalkan resources lain yang bisa mendukung agar peluang-peluang dan
kreativitas itu menjadi berhasil.Dan agar peluang-peluang dan kreativitas itu
berhasil dibutuhkan komunikasi yang baik. Bagi seorang entrepreneur,
keterampilan berkomunikasi itu sangat penting. Segala ide dan kreativitas yang
ada pada diri seorang entrepreneur harus bisa dikomunikasikan dengan baik ke
pasar.
Seorang entrepreneur harus rajin pergi
ke mana saja, untuk mengkomunikasikan ide dan kreativitasnya. Dengan komunikasi
yang baik, seorang entrepreneur harus punya keyakinan bahwa ide dan
kreativitasnya itu bisa diterima pasar,Memang tidak lah mudah bagi seseorang untuk
bisa memanfaatkan peluang usaha dengan cara memanfaatkannya atau
mempraktekannya dalam dunia wirausaha yang sesungguhnya.Ini akan terasa berat
karena selain membutuhkan ketekunan, tenaga juga modal yang jumlahnya relati
Apa yang kita cari dari
sebuah bisnis atau usaha yang kita tekuni?
a.
Lihat
Membaca
peluang pasar adalah seperti seorang anak yang ingin membaca, tapi sebelum dia
bisa membaca ia harus mampu untuk melihat apa yang dia harus membaca .. Dalam
konteks membaca peluang pasar, tujuan dari pemberitahuan di sini adalah bahwa
kita melihat apa masalah dari fenomena yang mengelilingi kita dan yang sedang
mengalami masalah, maka kita sedang mencari celah yang kita dapat menembus
peluang di kecil celah-celah.
b. Mendengarkan
Mendengar
dalam hal ini intinya adalah bagaimana kita mengetahui kebenaran tentang
masalah yang terjadi di pasar. Mendengar di sini juga memiliki tujuan bagi kita
untuk mengenal lebih dekat dengan konsumen, sehingga masalah mendapat lebih
tepat sasaran.
c.
Membaca
Setelah
kita melihat dan mendengar tentang masalah yang terjadi, maka semua yang kita
baca perlahan-lahan apa yang telah kita lihat dan dengar. Penting untuk
diingat, kita membaca bukan untuk menghafal, tapi untuk memahami. Hal yang sama
terjadi untuk membaca tahap berikut, usaha kita tidak akan pernah berhasil jika
kita dipatok teori. Sebaliknya, ketika kita memahami apa yang kita lihat dan
dengar, hasilnya akan lebih baik daripada kita menghafal.
Hal ini
juga dalam tahap membaca ini, perlu diingat bahwa tidak ada poin terjawab untuk
membaca, memahami, dan menganalisis. Karena seberapa kecilpun poin yang telah
dihasilkan, akan memiliki peran yang signifikan dapat diperhitungkan dalam
kesimpulan akhir yang dibuat.
d.
Menulis
Menulis
adalah tahap terakhir dari empat hal bahwa ia adalah seorang anak kita akan
belajar hal-hal baru. Setelah kita melihat, mendengar, dan membaca, kita perlu
mencurahkan semua analisis yang telah diambil dalam tahap membaca. Semua poin
harus juga terkandung dalam tulisan yang nantinya akan menjadi tolak-ukur atau
pegangan yang akan membimbing kita karena kita benar-benar terjun dalam
menerapkan semua itu.
Faktor-faktor
yang mempengaruhi dalam memilih lokasi usaha adalah :
a. Sifat bahan baku dan kemudahan mendapatkannya
secara terus-menerus.
b. Sifat produk yang dihasilkan , jarak
dengan pasar, dan biaya transportasi.
c. Pengadaan sumbver daya manusia dan
tingkat sosial masyarakat.
d. tersedianya sumber air yang memadai
dan faktor lingkungan lainnya yang menunjang usaha.
e. peraturan-peraturan setempat ,
fasilitas, dan kemudahan yang tersedia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar