Kamis, 11 Oktober 2012

KONSEPSI ILMU BUDAYA DASAR DALAM KESUSASTRAAN




KONSEPSI ILMU BUDAYA DASAR DALAM KESUSASTRAAN
        Menurut saya, pengertian dari ilmu budaya dasar adalah ilmu yang mempelajari tentang konsep-konsep tradisi dan budaya yang melekat pada diri manusia dan mengalami perkembangan  pada kehidupannya.  Pada dasarnya ilmu budaya dasar dari istilah The Humanities berasal dari bahasa latin yaitu Humanus yang di artikan lebih berbudaya dan lebih halus atau adat istiadat yang lebih sopan. Humanus berkaitan dengan masalah nilai-nilai kehidupan, yaitu nilai-nilai manusia yang berbudaya dan manusia dapat mempertahankan nilai-nilai yang sudah ada.
            Sastra  (sanskerta ; shastra) merupakan kata serapan dari sanskerta “sastra” yang berarti “teks mengandung kata intruksi” atau “pedoman”. Dari kata dasar  ‘sas’  yang berarti “intuksi” atau “ajaran”. Dan ‘tra’ yang berarti “alat” dan “sarana”. Dalam bahasa indonesia biasa di gunakan untuk menunjk kata “kesusastraan” atau sebuah tulisan yang memiliki arti dan keindahan tertentu. Karya satra pada dasarnya sebagai alat komunikasi masyarakat lingkungan sekitarnya. Karya sastra berupa pemikiran, gagasan, kisahan, dan amanat yang berkomunikasikan kepada para pembaca.
            Selain itu sastra dibagi menjadi dua, yaitu Prosa dan puisi. Arti dari Prosa adalah karya sastra yang tidak terkait, contohnya Novel, Cerita/Cerpen, dan Drama. Sedangkan arti dari Puisi adalah karya sastra yang terikat dengan kaidah atau aturan tertentu, contohnya Puisi, Pantun, san Syair.
Dalam kesusastraan bahasa indonesia, ada dua macam prosa yaitu:
-       Prosa lama
1)    Dongeng
2)   Hikayat
3)   Sejarah
4)   Epos
5)   Cerita pelipur lara
-       Prosa baru
1)    Cerita pendek
2)   Roman / novel
3)   Biografi
4)   Kisah
5)   otobiografi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar